Skip to main content

Merubah Mindset Karyawan Menjadi Seorang Wirausaha Sukses

Menjadi seorang wirausaha atau entrepreneur sukses memang butuh proses yg tidaklah instan, bisa jadi waktunya cukup panjang. Banyak hal-hal baru yg bisa jadi tidak diduga sebelumnya, yg muncul ketika kita terjun langsung kedalam dunia bisnis.

Orang bilang bisnis itu ya Untung, ya Rugi. Bisnis itu penuh resiko, klo kita gak pintar, jangan berbisnis, bisa-bisa bukan “Untung” tetapi “Buntung”. Hal inilah yg membuat sebagian besar orang pada akhirnya tidak berani mengambil resiko, untuk meraih kesuksesannya dgn berbisnis. Apalagi jika melihat pola pikir masyarakat di Indonesia yg sampai saat ini masih sangat terpaku dgn mimpi mereka menjadi seorang karyawan di perusahaan bonafit, atau menjadi pegawai negeri sipil (PNS) yg bisa memberikan jaminan kecukupan di hari tua. Apakah mimpi Anda juga hanya sebatas itu?

Biasakan tidak membatasi pola pikir Anda dgn cita-cita kecil sebagai karyawan saja, namun ubah mindset Anda untuk memiliki mimpi besar (setinggi langit) dgn menjadi wirausaha.

Bagaimana caranya mengubah mindset karyawan menjadi wirausaha? Tentu ini bukan pekerjaan mudah, karena pola pikir kita sejak dulu sudah dibentuk untuk menjadi seorang karyawan. Orang tua mana yg tidak bangga bila anak-anaknya bekerja di perusahaan bonafit, atau di instansi pemerintahan, sehingga secara otomatis pola pikir kita mulai terbentuk untuk menjadi seorang pegawai.

Belum lagi instansi pendidikan di negara kita yg masih minim memberikan ilmu tentang kewirausahaan, sehinggamindset entrepreneur kita masih sangat kurang.

Padahal dalam memulai usaha dibutuhkan dua faktor penting, yg pertama skill dan yg kedua adalah mindset entrepreneur. Dari faktor itulah, mengapa adanya mindset entrepreneur sangatlah penting dalam menjalankan bisnis. Sebab dgn mindset entrepreneur, seseorang akan termotivasi untuk selalu produktif dan melakukan inovasi-inovasi baru untuk menciptakan peluang usaha yg menguntungkan.

Cara mudah untuk membentuk mindset entrepreneur bisa dilakukan dgn beberapa tahapan berikut.

* Lihatlah potensi diri Anda. Buat daftar potensi yg Anda punya, kemudian kembangkan semua potensi yg ada, untuk menciptakan inovasi baru.

* Belajarlah dari kisah para wirausaha sukses yg sudah berhasil mengembangkan bisnisnya dari nol. Dgn begitu Anda akan terinspirasi dan termotivasi untuk mengikuti jejak kesuksesan mereka dalam menjalankan bisnis.

* Ikuti pelatihan, seminar atau sharing bisnis yg bisa membantu Anda mengetahui segala kelebihan dan kekurangan sumber daya, yg bisa Anda jadikan sebagai prospek bisnis. Bila perlu, lakukan kunjungan langsung untuk melihat proses operasional sebuah usaha. Dan yg paling utama dari ketiga langkah tersebut adalah Anda harus tetap “Action!”, karena tanpa action, maka mimpi kita tentu tidaklah akan menjadi sebuah kenyataan.


Semoga tips motivasi bisnis untuk pekan ini bisa membantu Anda untuk mengubah pola pikir dari mimpi kecil, menjadi mindset entreprenenur dgn mimpi yg besar dan kerja besar.

Salam Sukses

Comments

Popular posts from this blog

Bisnis Konveksi Online

Bisnis konveksi bisa jadi usaha yang cukup menggiurkan. Hal ini berdasarkan fakta bahwa bisnis usaha ini sepertinya tidak ada matinya dan ini karena semua orang butuh seragam contohnya anak-anak sekolah perlu membuat atau membuat seragam sekolah yang baru setiap tahun. Begitu juga dengan para karyawan baik di sektor industry swasta maupun negeri juga memerlukan seragam kerja yang sesuai dengan kebutuhan dan standard di tempat mereka masing-masing. Bila kita ingin membuka usaha bisnis konveksi yang baru tentunya kita membutuhkan modal usaha yang lumayan besar karena kita perlu menyewa atau membeli lahan usaha, menyewa tenaga kerja untuk menjalankan bisnis konveksi dan peralatan kerja pendukungnya. Sudah barang tentu dengan tingginya modal yang diperlukan dalam menjalankan bisnis konveksi ini tidak semua orang bisa mendirikan perushaaan bisnis konveksi. Akan tetapi kita bisa membuka usaha bisnis konveksi sebagai agen distributor ataupun pengecer produk-produk konveksi. Usaha ini relati...

Tips Memulai Usaha Makanan

Kemampuan untuk membuat makanan yang lezat tidak menjamin sebuah keberhasilan dalam membuat usaha. Mengetahui cara membuat makanan dan dapat mengelola bisnis anda adalah dua hal yang berbeda. Jika anda sudah menguasai dalam memproduksi masakan ataupun makanan ringan, maka kini saatnya anda harus mengetahui bagaimana caranya untuk memulai bisnis anda. Berikut ini kami sajikan beberapa tips dan trik dalam memulai usaha di bidang makanan : * Perbaharui dan perbaiki kualitas dari masakan buatan anda. Untuk mengetahui kualitas rasa dari masakan, anda dapat membagi sampel kepada teman atau saudara tedekat untuk memperoleh reaksi mereka terhadap produk anda. Setelah itu anda perbaiki agar sesuai dengan keinginan mereka. * Untuk makanan yang memiliki segmen, anda harus dapat memperbaharui dari resep, penampilan atau cara penyajiannya. * Perlu dipikirkan juga outlet penjualan, apakah anda berencana membuka toko atau bekerjasama dengan pihan lain? Contohnya jika anda memilih untuk membuka us...

Konsep dan Definisi Entrepreneurship

Konsep entrepreneurship (kewirausahaan) memiliki arti yang luas. Salah satunya, entrepreneur adalah seseorang yang memiliki kecakapan tinggi dalam melakukan perubahan, memiliki karakteristik yang hanya ditemukan sangat sedikit dalam sebuah populasi. Definisi lainnya adalah seseorang yang ingin bekerja untuk dirinya. Kata entrepreneur berasal dari kata Prancis, entreprendre, yang berarti berusaha. Dalam konteks bisnis, maksudnya adalah memulai sebuah bisnis. Kamus Merriam-Webster menggambarkan definisi entrepreneur sebagai seseorang yang mengorganisir, memenej, dan menanggung risiko sebuah bisnis atau usaha. Definisi entrepreneurship dari Ekonom Austria Joseph Schumpeter menekankan pada inovasi, seperti: * Produk baru * Metode produksi baru * Pasar baru * Bentuk baru dari organisasi Kemakmuran tercipta ketika inovasi-inovasi tersebut menghasilkan permintaan baru. Dari sudut pandang ini, dapat didefinisikan fungsi entrepreneur sebagai mengkombinasikan berbagai faktor input dengan c...